Kidung Pujian

Blog Seksi Musik HKBP Serpong

Batu Penjuru Gereja

Kidung Jemaat No. 252 : Batu Penjuru Gereja
Buku Ende No. 655 : Ojahan ni Huria
Judul Bahasa Inggris : The Church’s One Foundation
1 Kor 3; 11: Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

Sebuah lagu yang menekankan sebuah fakta bahwa hanya pasukan/jemaat yang punya dasar yang benar yang bisa bertahan adalah: Batu Penjuru Gereja. Lirik kidung ini ditulis oleh Samuel John Stone, yang dilahirkan di Whitmore, Inggris pada 25 April 1839. Beliau adalah anak seorang pendeta Anglikan, William Stone. Dengan tubuh yang atletis, pada saat mahasiswa beliau menjadi kapten pada lomba dayung tahunan di Sungai Thames yang terkenal itu. Meskipun cita-citanya adalah menjadi seorang tentara, akan tetapi setelah lulus beliau menjadi pendeta dan melayani di Gereja Inggris di Windsor. Disinilah beliau banyak menciptakan kidung yang bertujuan untuk memberikan pengertian tentang kebenaran-kebenaran dalam Alkitab.

Bishop John Willian Colenso adalah seorang Bishop dari Natal, Afrika Selatan. Bishop ini menerima hipotesis yang mengakui evolusi manusia (yang dicetuskan Darwin) walaupun masih beliau masih merujuk ke nilai-nilai Alkitab. Ia sepertinya meragukan proses penciptaan manusia oleh Allah seperti tertera dalam kitab Kejadian. Pada tahun 1863 ia menulis buku yang mempertanyakan dan menyerang isi buku Kitab Kejadian hingga Kitab Ulangan serta Kitab Joshua. Kontroversi dan konflik kemudian timbul di dalam jemaat dan petinggi gereja yang terpecah dalam pro dan kontra..

Bishop John Gray dari Cape Town, menegur Colenso dan menerbitkan alasan-alasan yang kuat untuk membela kebenaran Alkitab. Meski Bishop Colenso tidak dihukum secara organisasi gereja, beliau kemudian berada dalam pengawasan Bishop John Gray. John Stone adalah pendukung dari John Gray dan pada tahun 1866 menerbitkan Lyra Fidelium (Lirik yang Benar) yang terdiri dari 12 kidung yang mengakui dan menyatakan iman dalam Alkitab. Lyra Fidelium dimaksudkan untuk memperteguh iman orang percaya akan kebenaran Alkitab dan melawan ajaran sesat. “Batu Penjuru Gereja” adalah kidung ke-9 dalam buku tersebut. Musiknya sendiri diambil dari musik yang sudah ada yakni “Aurelia” ciptaan Semuel Wesley.

Pada tahun 1870 Stone menjadi asisten ayahnya pada Gereja St Paul, London dan kemudian menggantikan ayahnya pada tahun 1874. Beliau masih banyak menciptakan kidung pujian. Beliau meninggal pada 19 November 1900 di Charterhouse, Inggris.

April 9, 2008 - Posted by | Cerita Kidung

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: