Kidung Pujian

Blog Seksi Musik HKBP Serpong

Indahnya Saat yang Teduh

Lagu Kidung Jemaat No. 454 : Indahnya Saat yang Teduh
Lagu Buku Ende No. 815 : Uli do Tingki na Hohom
Judul Bahasa Inggris : Sweet Hour of Prayer

Kis 3:1: Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah.
Sebuah kidung yang indah yang menekankan pentingnya arti doa adalah “ Indahnya Saat yang Teduh”. Asal muasal lirik kidung ini sebenarnya kurang jelas. Thomas Salmon, seorang pendeta Kongregrasi menceritakan, pada tahun 1842 dia dihentikan di sebuah toko ornamen di Coleshill, Inggris oleh seorang tua, buta, dan pemahat yang tidak berpendidikan bernama William Walford, yang juga sering berkotbah di daerah tersebut yang juga dekat Salmon tinggal. Walford, yang buta tersebut, baru saja menciptakan puisi tentang doa yang dia ingat dengan menyimpan dalam pikirannya. Dia meminta Salmon untuk menuliskannya dalam secarik kertas. Tiga tahun kemudian, Salmon berkunjung ke Amerika Serikat dan menunjukkan puisi tersebut ke editor New York Observer, dan kemudian menerbitkannya pada tahun 1845.

Menurut catatan resmi kependudukan, tidak ada orang bernama William Walford, seorang buta, pemahat yang juga pengkotbah yang tinggal di daerah Coleshill. Akan tetapi ada William Walford yang lahir di Bath daerah Somersethire, Inggris. Beliau lulusan Homerton dan menjadi pendeta Konggregasi dan melayani Suffolk dan Norfolk. Juga beliau melayani di Uxridge selama dua periode. Beliau ini meninggal pada 22 Juni 1850. Apakah William Walford dari Coleshill dan William Walford dari Homerton adalah orang yang sama? Anggapan yang ada adalah mereka adalah orang yang sama. Ada teori yang mengatakan bahwa William Walford dari Homerton pensiun melayani di Uxbridge dan kemungkinan setelah itu beliau menjalani pensiunnya di Coleshill dan mengerjakan hobby sebagai pengukir kayu. Penglihatannya mungkin menjadi menurun. Ketika bertemu dengan Salmon, Salmon kemungkinan besar tidak terlalu mengetahui masa lalunya. Hal yang mendukung kemungkinan ini adalah, pada tahun 1836, Walford yang pendeta di Uxbridge menuliskan buku “The Manner of Prayer” (Hal Berdoa), yang secara jelas memiliki kesamaan dengan kidung ini.

Musik untuk lagu ini yakni “Sweet Hour” dibuat oleh composer terkenal William B Bradbury (1816-1868). Bradbury melihat pusi kidung ini di surat kabar dan segera membuat musiknya dan menyertakan dalam bukunya “Golden Chain”.

April 9, 2008 Posted by | Cerita Kidung | Tinggalkan komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.